Pentingnya Memahami Struktur Perulangan Pada PHP

Perulangan atau Looping pada PHP adalah salah satu hal yang penting untuk dikuasai dalam mempelajari Pemprograman PHP.

Ada beberapa perulangan / looping pada PHP yakni ( For, While, Do While, Foreach )

Perulangan/Looping digunakan untuk menjalankan suatu statement secara berulang-ulang secara terus menerus.

Didalam membuat perulangan harus tersedia 3 kondisi :

  1. Kondisi awal perulangan
  2. Perintah atau kode program perulangan yang akan dijalankan
  3. Kondisi akhir dimana perulangan harus berhenti

1.Struktur Perulangan For

Struktur perulangan For pada PHP:

for (start; condition;  increment)

     {

     Statement;

      Statement;

    }

Start adalah diisi awal perulangan bagian ini disi dengan variabel yang berfungsi sebagai awal dari perulangan.

Condition adalah kondisi yang menentukan kapan perulangan selesai, contoh $i <= 15, maka apabila nilai variabel kurang dari 10 maka perulangan akan selesai.

Increment adalah bagian yang digunakan untuk mengatur pertambahan pada nilai varibel contoh $i++ maka nilai variabel akan terus ditambahkan sampai dengan kondisi perulangan selesai.

Contoh :

<?php
	// Perulangan For
	for ($i=1; $i <= 15; $i++) {
	echo "Belajar PHP di Ilmuweb.NET menyenangkan";
	}
?>

Untuk pada bagian for ($i=1; $i <= 15; $i++) adalah melakukan perulangan dimulai dari $i=1, pada setiap perulangan ditambah dengan 1 ($i ++), kemudian perulangan dilakukan terus menerus sampai nilai variabel sampai angka 15 ( $i <= 15 ), sekarang anda bisa coba latihan dengan penambahan angka di belakang, dan membuat form tanggal bulan, dan tahun.

<?php
	for ($i=1; $i <= 5; $i++) {
	echo "Pelajaran ke - $i";
	}
?>

Pilih Tanggal :
<select name="tgl">
<?php
	
	for ($i=1; $i <= 31; $i++) {
	echo "<option value = $i > $i </option>";
	}
	
?>
</select>

Pilih Bulan :
<select name="tgl">
<?php
	
	for ($i=1; $i <= 12; $i++) {
	echo "<option value = $i > Bulan $i </option>";
	}
?>
</select>

Pilih Tahun :

<select name="thn">
<?php
	
	for ($i=2000; $i <= 2020; $i++) {
	echo "<option value = $i > $i </option>";
	}
?>
</select>

2.Struktur Perulangan While

Perulangan while digunakan menjalankan statemen secara terus menerus sampai dengan kondisi akhir perulangan belum diketahui

Struktur dasar :

Start;

While (kondisi){

          Statemen;

           Increment;

         }

Start adalah kondisi dimulainya perulangan disini kita mempersiapkan sebuah nilai variabel untuk mengatur kondisi.

Kondisi adalah sebuah kondisi akan terus dilakukan selama selama kondisi bernilai TRUE Maka perulangan akant terus dilakukan, perulangan akan terus diperiksa sampai dengan kondisi FALSE maka perulangan akan berhenti.

Statemen adalah program yang diulang-ulang

Increment adalah untuk mengatur nilai variabel bertambah, atau berkurang.

Contoh :

<?php
	$i=1;
	while ($i <= 5) {
	echo "Belajar PHP di Ilmuweb.NET menyenangkan";
	$i++;
	}
?>

3.Struktur Perulangan Do While

Perulangan Do While hampir sama dengan perulangan while Perbedaan pada perulangan Do While adalah terletak pada pengecekan kondisi dilakukan pada akhir, sehingga walaupun kondisi menghasilkan FALSE perulangan tetap berjalan satu kali.

Start;

Do {

      Statemen;

      Statemen;

      Increment;

       } while (kondisi);

Contoh :

<?php
	$i=1;
	do {
	echo "Belajar PHP - $i";
	$i++;
	}
	while ($i <= 10) 
?>

Maksud dari peritah diatas adalah lakukan perulangan Do (Semua perintah yang berada didalam kurukurawal { } selama while kurang dari sama dengan nilai10 ($i =< 10)

4.Struktur Perulangan Foreach

Perulangan Foreach adalah perulangan yang khusus digunakan untuk peruangan data array, sebagai contoh kita akan menampilkan isi dari sebuah array .

Seperti yang telah kita pelajari dimana Array adalah cara menyimpan banyak data dalam satu variabel.

Contoh :

<?php
	$motor = array ("Honda","Yamaha","Kawasaki","Ducati","KTM");
	for ($i = 0; $i < 5; $i++)
	{
	echo "$motor[$i]";
	echo "<br/>";
	}
?>

Pada perintah diatas tidak ada yang salah dimana menggunakan perintah for sebanyak 5 kali dengan variabel $i diisi dengan nilai awal 0, namun sebagai alternatif agar penulisan kode perulangan lebih simple kita gunakan foreach.

Perintah perulangan foreach menampilkan seluruh isi array tetapi dengan perintah yang lebih singkat.

Foreach ($array as $value)

              {

               Statemen ( $value )

             }

Pada $array adalah array yang diproses, kemudian $value nama variabel perantara berisi elemen array pada saat perulangan.

Perulangan foreach secara otomatis akan dijalankan sebanyak isi dari dalam elemen array.

Contoh :

<?php
	$mobil = array ("Toyota","Honda","Daihatsu","Mitsubishi");
	foreach ($mobil as $nilai)
	{
		echo "$nilai";
		echo "<br/>";
	}	
?>

Pada assosiative array menggunakan foreach memiliki format khusus yakni

Foreach ($nama_array as $id => $nilai)

             {

             Statemen ($id …. $nilai)

              }

Perbedaan dari format sebelumya adalah kita menggunakan variabel perantara $id dan variabel $nilai digunakan menampung nilai assosiative array, contoh :

<?php $tv = array ( 1 => "RCTI",
			2 => "Trans TV",
			4 => "TV One",
			8 => "SCTV",
			9 => "NET"
			);
			foreach ($tv as $id => $isi)
			{
				echo "Stasiun TV ke-$id adalah $isi";
				echo "<br/>";
			}
?>

Variabel $tv sebagai assosiative array, pada perulangan foreach variabel perantara adalah $id => $isi, selama dalam perulangan variabel $id berisi id dari array, sedangkan variabel $isi berisi nilai dari array tersebut.

Dengan foreach penulisan kode perulangan menjadi lebih mudah, kita tidak perlu tau berapa banyak perulangan yang kita lakukan, dan akan berhenti pada data array terakhir.

Demikian tutorial tentang struktur perulangan pada PHP semoga bermanfaat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *