Struktur logika Kontrol Pemprograman PHP (IF, Else IF, Switch)

Dengan memahami Struktur Logika pemprograman PHP diharapkan anda nantinya dapat dengan mudah didalam membuat sebuah kode program PHP yang lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan.

Logika didalam pemprograman merupakan basic atau dasar didalam mempelajari pemprograman PHP khususnya kita akan mempelajari bagaimana program yang dibuat sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Sebagaimana diketahui bahwa struktur logika pada pemprograman PHP berkaitan dengan bagaimana sebuah program dijalankan.

Logika pemprograman PHP yang akan kita pelajari adalah logika (if, else if, switch)

1.Struktur Logika If

Struktur logika IF pada pemprograman PHP digunakan untuk mengatur kapan kode program akan dijalankan, struktur IF membutuhkan 2 kondisi, biasa disebut expression, dan statement

<?php

        If (kondisi) {

        Statement;

         }

?>

Statement berisi dari satu atau lebih dari satu perintah PHP, baris perintah akan dijalankan selama kondisi bernilai TRUE, jika kondisi  menghasilkan FALSE statement tidak dijalankan, tanda kurukurawal { } menandakan blok kode dari program yang diproses ketika kondisi TRUE.

Jadi yang harus diperhatikan adalah sebuah kondisi  yang diproses akan menghasilkan TRUE atau FALSE.

Contoh :

<?php
	$nilai = 95;
	if ($nilai > 89 ) {
	echo "Selamat Anda Lusus Sangat Baik";
	}	
?>

2.Struktur Logika IF-ELSE

Perintah pada IF-ELSE digunakan didalam memilih salah satu pernyataan berdasar kondisi tertentu, bila kondisi TRUE maka akan dijalankan, tetapi jika tidak memenuhi kondisi FALSE maka menjalankan pernyataan yang lain.

Sehingga ELSE dijalankan ketika kondisi IF tidak sesuai.

   If (kondisi) {

     Statement 1 dijalankan dimana kondisi IF benar bernilai TRUE

     } else if  {

      Statement ke 2 akan dijalankan apabila kondisi IF salah atau    bernilai FALSE

     }

Contoh :

<?php
	$nilai = 80;
	if ($nilai >= 90 ) {
	echo "Selamat Anda Lusus Sangat Baik, dengan nilai $nilai ";
	}	
	
	else if($nilai >= 80) {
	echo "Selamat Anda Lulus, dengan Nilai $nilai ";
	}
?>

Struktur logika pemprograman IF, ELSE, ELSE IF merupakan bagian penting didalam mempelajari PHP dengan logikan pemprograman ini kita bisa mengatur alur percabangan program yang kita buat tergantung dari kondisi sesuai yang dibutuhkan.

3. Struktur Logika Switch Case

Sebuah struktur logika percabangan yang  akan memeriksa suatu variable, kemudian menjankan perintah sesuai dengan kondisi. Apabila nilai variabel terdapat pada salah satu switch maka proses akan dihentikan dengan perintah break. Apabila nilai variabel tedak terdapat pada salah satu pilihan maka proses akan berakhir pada perintah default.

Perbedaan dalam menggunakan switch dan if else pada kondisi dimana if mampu menampung lebih dari satu kondisi, sedangkan switch hanya mampu menampung satu kondisi.

<?php

    Switch (variabel)

    {

    Case “nilai 1”:

    Pernyataan

    Break;

    Case “nilai 2”:

    Pernyataan …

    Break;

    Default:

    Pernyataan

    Break;

    }

?>

Contoh :

<?php
	$nilai="A";
	switch ($nilai)
	{
	case "A" :
	echo "Nilai Anda Sangat Memuaskan";
	break;
	
	case "B" :
	echo "Nilai Anda Baik";
	break;
	
	case "C" :
	echo "Nilai Anda Cukup";
	break;
	
	case "D" :
	echo "Nilai Anda Kurang";
	break;
	
	case "E" :
	echo "Nilai Anda Jelek";
	break;
	
	default :
	echo "Anda belum ada Nilai";
	break;
	}
?>

Demikian tutorial struktur logika Kontrol pemprograman PHP (IF, Else IF, Switch) , semoga dapat bermanfaat bagi sahabat semua didalam belajar pengetahuan dasar-dasar pemprograman PHP.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *