Tutorial Codeigniter 4 : Konsep Dasar CI4 Yang Penting Untuk Diketahui

Tutorial Codeigniter 4 – Setelah teman-teman mempelajari Instal Codeigniter 4 dan seting template admin dengan SB Admin 2, terasa kurang lengkap apabila kita belum mempelajari dan memahami tentang konsep dasar pada Codeigniter 4,  pada tutorial ini kita akan mempelajari konsep dasar CI4 struktur dan direktori pada Codeigniter 4

Apa Itu Codeigniter 4?

Codeigniter 4 merupakan salah satu Framework PHP yang simpel dan ringan, dimana framework memungkinkan teman-teman dapat mengembangkan aplikasi berbasis online  dengan fitur lebih lengkap dan lebih cepat.

Codeigniter 4 pengembangan dari versi sebelumnya Codeigniter 3 dengan mendukung versi PHP 7.3 keatas, sehingga teman-teman membutuhkan versi PHP 7.3 keatas untuk menggunakan Codeigniter 4.

MVC (Model View Controler) adalah konsep pola desain arsitektur dalam pengembangan aplikasi, MVC yang digunakan oleh CI4 ini sehingga penulisan kode dapat lebih konsisten dan terstruktur, selain itu performa yang ditawarkan lebih cepat dan konfigurasi yang simpel dan mudah sehingga banyak digunakan oleh kalangan web developer.

Kebihan Codeigniter 4

1. Instal Aplikasi

Yang berbeda dari versi sebelumnya adalah cara install aplikasi dimana versi 3 anda harus download terlebih dahulu kemudian letakan di web server biasanya diletakan di localhost dalam folder htdocs.

Pada versi 4 menawarkan install yang lebih modern dengan menggunakan composer, cukup dengan satu baris perintah di terminal, seperti pada tutorial sebelumnya. Selain dengan composer anda dapat install dengan clode dari halaman Github atau download dari website resmi codeigniter.

2. Mempunya Local Development Server

Pada versi 4 anda dapat menjalankan server website melalui terminal, kemudian masuk ke folder codeigniter yang telah anda install sebelumnya selanjutnya ketikan perintah

php spark serve

Kemudian buka url http://localhost:8080/ dengan demikian anda dapat menjalankan dan meletakan codeigniter tidak harus diletakan di folder htdocs

3. Menggunakan versi PHP 7.3 keatas

Codeigniter 4 mewajibkan anda menggunakan versi PHP 7.3 keatas sehingga aplikasi dapat berjalan dengan cepat dan lebih baik dari sisi performance

4. Struktur direktori berbeda

Struktur director berbeda dari versi sebelumnya, sehingga anda tidak mungkin update dari versi 3 ke versi 4, untuk codeigniter 4 semua file yang diperlukan dalam membuat aplikasi terdapat dalam folder app,

Codeigniter 4 menggunakan folder public didalam terdapat file index.php sehingga membuat aplikasi menjadi lebih aman karena app tidak berada di directori sama dengan public.

5. Namespace

Dengan namespace sangat membantu bila anda menggunakan library atau script pihak ketiga meskipun nama sama tapi namespace berbeda.

6. .env

File .env adalah configurasi dapat memudahkan dalam pengaturan pada saat development, testing, production serta konfigurasi database.

7. CLI (Comman Line Interface)

Fitur ini memudahkan developer membangun aplikasi, sebagai conoh membuat task interaktif, menjalankan server dari terminal, membuat perintah costum dan memudahkan integrasi aplikasi yang telah dibuat ke aplikasi lainya.

8. Fitur REST

Pada Codeigniter 4 anda bisa membuat RES API didalam terdapat Resurce Rout dimana bisa melakukan routing tidak hanya menggunakan Get dan Post tapi bisa menggunakan metode Resful seperti Put, Patch dan Delete.

Baca juga tulisan menarik lainnya tentang Codeigniter :

1.Cara Mudah Membuat Fitur CRUD (Free Source Code)
2.Petingnya Membuat URL Alias Pada Framework Codeigniter
3.Mengenal Routing di Codeigniter

Model View Controler (MVC)

Model

Bertugas untuk membuat permodel data yang bisa mengakses data dari Database dan sumber lainnya, intinya yang berkaitan dengan data dan database adalah tugas dari Model.

View

Bertugas kode untuk menampilkan tampilan aplikasi, jadi tampilan frontend / interface yang kita lihat adalah tugas dari View.

Controller

Bertugas untuk mengatur alur request dari client dan menyatukan Model dan View, apabila ada request dari client maka controller akan membalas request tersebut, tapi sebelum controller ada Router  yang menentukan controller mana yang akan dieksekusi.

Ruter Pada Codeigniter 4

Lokasi File ( app/Config/Routes.php) Bertugas menentukan Controler mana yang bertanggungjawab di request tertentu contoh :

$routes-> get(‘ / ’ ‘Home:index.php’);

Saat client mengakses atau request ke root ( / ) pada domain utama maka dipanggil controller Home dan method index yang akan ditampilkan.

Struktur Direktori Codeigniter 4.

  • App Folder ini berisi kode aplikasi yang kita kembangkan.
  • Public Folder berisi kode aplikasi dan file yang bisa diakses oleh publik
  • Vendor berisi kode untuk library yang dibutuhkan oleh aplikasi terbasuk kode dari core system CI4
  • Writable berisi file yang dibuat otomatis oleh aplikasi seperti logs, session, dll
  • .env file environment yang dibutuhkan aplikasi seperti seting koneksi database, user dan password database.
  • .gitignore akan diabaikan oleh git
  • Build untuk mengubah versi codeigniter, versi realese dan development
  • Composer.json berisi daftar library yang dibutuhkan oleh composer sebagai bahan acuan
  • Composer.lock berisi informasi versi library yang digunakan oleh aplikasi.
  • License.txt penjelassan lisensi dari Codeigniter
  • Phpunit.xml.dist file XML berisi konfig untuk PHPunit
  • Readme.md file keterangan codebase CI
  • Spark program berisi script untuk menjalankan server, generate kode, dll.

Selanjutnya kita fokus di dalam folder (app) terdapat beberapa folder dan file :

  • Config Folder berisi konfigurasi aplikasi
  • Controller Folder berisi file controller dari aplikasi
  • Database Folder berisi kode migrasi datbase
  • Filters folder berisi kode filter
  • Helper berisi kode untuk fungsi helpers
  • Language berisi kamus bahasa untuk aplikasi
  • Libraries folder berisi library tambahan
  • Models Folder berisi kode Model
  • thirdParty Foder berisi library pihak ketiga
  • views Folder berisi kode  view
  • .htaccess File konfigurasi webserver
  • Common.php file berisi definisi untuk menindih fungsi core dari Codeigniter
  • Index.html file untuk mencegah direct access

Ok teman-teman itu beberapa file dan folder yang harus teman-teman pahami. Sebenarnya masih banyak karena terlalu banyak hanya file dan folder inti yang kita bahas.

Terima kasih telah membaca tutorial ini sampai selesai, jangan lupa teman-teman ikuti terus blog ini karena tutorial berikutnya kita akan membahas tentang :

Membuat web portofolio lengkap dengan CI4 Part.2 (Modul Profil)

Tetap setia pantau tulisan terbaru dari Blog Ilmuweb.net semoga bermanfaat. 🙂

You may also like...